Monday, November 19

VISI DAN MISI

V I S I

Untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan desa Karang Bintang ditetapkan visi desa, yaitu : “KARANG BINTANG SEJAHTERA, SEHAT, DEMOKRATIS, DAN AGAMIS”.

Visi tersebut mengandung pengertian bahwa kondisi desa Karang Bintang yang ingin diwujudkan dimasa yang akan datang adalah Karang Bintang yang produktif, profesional, tertib, aman, sehat, asri, sejahtera, dan demokratis, yang semuanya itu akan diwujudkan melalui misi.

Produktif dalam arti bahwa semua potensi desa baik sumber daya alam maupun sumber daya manusianya dapat berproduksi sehingga mampu memberikan andil terhadap pembangunan.

Profesional dalam arti penekanan kepada setiap warganya dari berbagai profesi, agar mereka betul-betul matang dan ahli di bidangnya masing-masing. Tolak ukur profesionalisme ini dapat dilihat dari kualitas hasil kerja dihadapkan kepada efisiensi penggunaan dana, sarana, tenaga serta waktu yang diperlukan.

Tertib dalam arti bahwa setiap warga negara secara sadar menggunakan hak dan menjalankan kewajibannya dengan sebaik-baiknya sehingga terwujud kehidupan pemerintahan dan kemasyarakatan yang tertib semuanya secara pasti, berpedoman pada sistem ketentuan hukum/ perundang-undangan yang esensial untuk terciptanya disiplin nasional.

Aman dalam arti bahwa terwujudnya tertib pemerintahan dan tertib kemasyarakatan akan sangat membantu terwujudnya keamanan dan ketentraman masyarakat. Kondisi aman ini perlu ditunjang demi terpeliharanya stabilitas desa.

Sehat dalam arti bahwa tertibnya lingkungan hidup yang akan dapat menjamin kesehatan jasmani dan rohani bagi masyarakat/ manusia yang menghuninya.

Asri dalam arti bahwa upaya pengaturan tata ruang di desa dapat serasi, selaras, dan seimbang dengan kegiatan-kegiatan manusia yang menghuninya sehingga akan menumbuhkan perasaan kerasan, asri tidak mewah tetapi lebih cenderung memanfaatkan potensi lingkungan yang berstandar pada kreativitas manusiawi.

Sehat definisi sehat didalam visi desa adalah masyarakat diharapkan memiliki pola hidup sehat baik jasmani maupun rohani.

Demokratis dalam arti bahwa adanya kebebasan berpendapat, berbeda pendapat, dan menerima pendapat orang lain. Akan tetapi apabila sudah menjadi keputusan harus dilaksanakan bersama- sama dengan penuh rasa tanggungjawab.

Agamis dalam arti bahwa kehidupan masyarakat Karang Bintang senantiasa diwarnai oleh nilai-nilai religius dan budi pekerti yang luhur. Pentingnya aspek agama tidak diartikan sebagai bentuk primordialisme untuk suatu agama tertentu, tetapi harus diartikan secara umum bahwa nilai-nilai luhur yang dianut oleh semua agama semestinya dapat ditentukan dalam interaksi sosial sehari-hari.

M I S I

Misi merupakan pernyataan tentang tujuan operasional organisasi (Pemerintah desa) yang diwujudkan dalam produk dan pelayanan, sehingga dapat mengikuti irama perubahan zaman bagi pihak-pihak yang berkepintingan bagi masa mendatang. Sebagai penjabaran dari Visi yang ditetapkan diatas, pernyataan misi mencerminkan tentang segala sesuatu yang akan dilaksanakan untuk pencapaian Visi tersebut. Dengan adanya pernyataan Misi organisasi, maka akan dapat dijelaskan mengapa organisasi eksis dan apa maknanya pada masa yang akan datang.

Adapun MISI Desa Karang Bintang 2010 – 2017 adalah sebagai berikut :

  1. Mewujudkan kesejahteraan dengan prioritas mencerdaskan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang didasarkan kepada keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Mewujudkan demokratisasi dan partisipatif dalam segala aspek kehidupan, menghormati hak asasi manusia, menjamin tegaknya hak asasi manusia dan supremasi hukum.
  3. Mewujudkan peningkatan produksi, produktivitas, dan nilai tambah hasil-hasil potensi desa yang mampu menyerap tenaga kerja dan mengurangi tenaga pengangguran.
  4. Peningkatan dan penyempurnaan Sistem Administrasi Pernerintahan Desa dan melakukan pembenahan sistem perbatasan wilayah dan pembuatan rencana tata ruang dan wilayah yang belum memenuhi penertiban/penetapan batas wilayah dan tata ruang desa secara jelas dan pasti.
  5. Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) dalam rangka membangunan perekonomian rakyat dan menggali potensi yang dilaksanakan secara profesional dalam bentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
  6. Meningkatkan fungsi pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dengan peningkatan kemampuan aparat pemerintahan desa menuju pemerintahan yang bersih, bertanggungjawab, dan adil, dengan terintegrasi dalam kesatuan masyarakat yang menghormati kaidah hidup bersama.
  7. Meningkatkan kesadaran yang tinggi pada seluruh lapisan masyarakat terhadap kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup guna terjaminnya pembangunan yang berkelanjutan.